Time to share

Entries categorized as ‘telco’

Konfigurasi antar VLAN pada switch

February 2, 2009 · Leave a Comment

Kemaren baru pelatihan cisco,, pengen bagiin beberapa diantaranya, khususnya tentang switch. Hehe…

Pada dasarnya, instalasi switch tidak memerlukan konfigurasi. Karena switch seyogyanya didesain memang untuk langsung dipergunakan tanpa konfigurasi awal. Namun agar dapat memaksimalkan fitur switch yang ada, kita perlu konfigurasi. Disinilah peran konfigurasi pada switch, yakni untuk management. Salah satu fitur switch yang layak untuk dikembangkan adalah VLAN. Switch yang disebutkan disini mengacu kepada Switch Cisco Catalyst 2950.
VLAN (Virtual LAN) merupakan penyempitan broadcast dari switch, dimana sekumpulan host yang tergabung dalam suatu VLAN seakan-akan memiliki LAN sendiri (Virtual LAN). Untuk dapat berkomunikasi antar VLAN diperlukan suatu router tambahan, yang disebut Router on Stick.
Biasanya konfigurasi komunikasi antar VLAN merupakan problem yang paling sering terjadi. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membuat VLAN dan Router on Stick. Yang pertama:
–> pada switch:
1. mode link switch-PC adalah access
switch(config-if)#switchport mode access
2. mode link switch-router adalah trunk
switch(config-if)#switchport mode trunk
3. buat VLAN
switch(vlan)#vlan <no vlan> name <nama vlan>
4. masukkan port menjadi anggota VLAN
switch(config-if)#switchport access vlan <no vlan>
5. jikalau menggunakan 2 atau lebih switch, salah satu switch sebagai server, selebihnya adalah client.
switch(config)#vtp mode <server | client transparent>
6. buat nama domain vtp
switch(config)vtp domain <nama domain>
Contoh perintah ini adalah:
switch(config)#int f0/3
switch(config-­if)#switchport mode trunk
switch(config-­if)#int f0/1
switch(config-­if)#switchport mode access
switch(config-­if)#int f0/2
switch(config-­if)#switchport mode access
switch#vlan database
switch(vlan)#vlan 2 name vlan_2
switch(vlan)#vlan 3 name vlan_3
switch(vlan)#exit
switch(config)#int f0/1
switch(config-­if)#switchport access vlan 2
switch(config-­if)#int f0/2
switch(config-­if)#switchport access vlan 3
switch(config-­if)#exit
switch(config)#vtp domain telkom

–> pada router:
Buat subinterface dengan memberi ip address dan encapsulation dot1q.
router(config)#interface <nama interface>.<no vlan>
router(config-subif)#ip address <alamat ip> <subnet mask>
router(config-subif)#encapsulation dot1q <no vlan>
Contoh perintah:
router(config­if)#int f0/0.2
router(config­subif)#encapsulation dot1q 2
router(config­subif)#ip address 10.1.1.1 255.255.255.0
router(config­subif)#no shutdown
router(config­subif)#int f0/0.3
router(config­subif)#encapsulation dot1q 3
router(config­subif)#ip address 10.10.2.1 255.255.255.0
router(config­subif)#no shutdown

Untuk menguji apakah antar VLAN sudah dapat berkomunikasi atau belum, dapat menggunakan perintah ping.

Categories: telco

menara bersama dan tarif interkoneksi

August 15, 2008 · 1 Comment

Ternyata resource sharing yang sedang ramai digalakkan pemerintah saat ini dapat menurunkan tarif interkoneksi sekitar 50% loh… Resource sharing yang baru bisa diterapkan di Indonesia sampai saat ini adalah pemakaian menara bersama alias passive sharing, seperti AC, catu daya, tanah, dsb. Itu berarti akan ada penurunan terhadap tarif retail alias tarif yang dikenakan ke pelanggan. Wah.. it’s a good news, I think. 

Inilah topik yang sedang saya teliti dalam tugas akhir… Tapi, ternyata masih ada bad news nya, coz saat ini penelitian masih berlangsung dan masih terus diuji. Hehe…. jadi tunggu saja hasil akhir nya ya setelah saya lulus sidang :-)

Tapi yang pasti, resource sharing pasti akan menurunkan biaya interkoneksi karena adanya efisiensi sarana infrastruktur. Just wait n see..

Categories: telco