Time to share

Fwd:NKT Pastikan Alat Berfungsi Dengan Baik

August 18, 2008 · Leave a Comment

“Liputan6.com, Bandar Lampung: Komisi Nasional Keselamatan Transportasi yang menyelidiki tabrakan kereta penumpang dan kereta batu bara di Bandar Lampung, Jumat (15/8) pagi, memastikan alat kontrol pembagi jalur di Stasiun Labuhan Ratu berfungsi baik.

Hasil sementara penyelidikan Komisi ini menguatkan penyidikan polisi yang menyimpulkan kecelakaan terjadi akibat kelalaian Sutrisno, pejabat pengatur perjalanan kereta api, yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka. Menurut Komisi, semua perangkat kontrol yang digunakan di stasiun Labuhan Ratu, lokasi terjadinya kecelakaan dalam kondisi baik. Meski demikian bisa saja ada penyebab lain kecelakaan yang menyebabkan 8 tewas ini mengingat penyidikan masih akan dilakukan hingga Kamis mendatang.

Hingga Senin (18/8) siang, jumlah pasien yang dirawat akibat kecelakaan kereta ini masih 13 orang. Mereka di antaranya adalah Suhaimi yang kedua tangannya putus akibat kecelakaan ini.

Penyidikan atas tabrakan KA Limeks Sriwijaya dengan KA Babaranjang (kereta khusus pengangkut batu bara) membuat polisi menemukan penyebab kecelakaan adalah kelalaian Sutrisno. Ia memerintahkan KA Limeks yang membawa 300 penumpang dari Palembang dengan tujuan lampung melewati jalur dua, padahal saat itu ia juga memerintahkan KA Babaranjang melintas di jalur itu sehingga tabrakan tak terhindar lagi (YUS/Bisrie Merduani dan Asep Saefulloh)”

 

Asal Bapak Sutrisno bukan jadi korban manipulasi aja, bahwa kereta api memang masih layak untuk dioperasikan. Karena kalau ini sampai terjadi, bukan hanya merugikan Pak Sutrisno, tapi juga pengguna kereta api selanjutnya. Semoga dengan kejadian ini, pemerintah kita belajar (baik itu Dinas Perhubungan maupun PT. KAI) untuk lebih memperhatikan sarana dan prasarana transportasi di negara ini..

Categories: negriku

0 responses so far ↓

  • There are no comments yet...Kick things off by filling out the form below.

Leave a Comment